Marak Tren Melukai Tangan Sendiri (PTSD), Ini Penyebab dan Solusi Pencegahannya

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 2 April 2023 - 06:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

  • Berhenti melakukan dan coba pikirkan kembali, kegiatan apa yang kira-kira bisa dirubah untuk membuat perilaku ini berhenti dilakukan.
  • Hitung mundur dari angka sepuluh, saat mulai muncul hasrat untuk menyilet tangan.
  • Tunjukkan perhatian kepada lima benda, yang masing-masingnya mewakili panca indera di tubuh, untuk membawa perhatian kembali ke dunia nyata.
  • Tarik napas dan buang secara perlahan-lahan.

Jika cara diatas tidak juga mampu mencegah keinginan untuk melukai diri-sendiri, maka beberapa langkah di bawah ini diharapkan bisa membantu.

  • Mengganti alat yang digunakan untuk melukai diri sendiri, dari benda tajam seperti silet, menjadi spidol atau pulpen, yang noda tintanya bisa dihapus menggunakan air.
  • Menggunakan samsak pukul, untuk menyalurkan amarah dan rasa frustasi.
  • Merendam tangan di dalam mangkuk atau baskom berisi es batu, tapi jangan terlalu lama.
  • Menghindari kegiatan menyilet tangan, dengan menggosokkan es batu ke tangan.
Baca Juga:  Baik Untuk Kulit, 4 Makanan Ini Mengandung Kolagen Tinggi
Salah satu olahraga beladiri untuk mencegah kegiatan negatif atau PTSD (foto:ist)

Langkah-langkah di atas tentu harus tetap disertai dengan penanganan secara profesional. Jangan ragu untuk mengonsultasikan kondisi ini dengan dokter spesialis kejiwaan. Semakin cepat Anda memulai perawatan, maka semakin cepat pula rasa sakit yang dirasakan secara fisik maupun emosional, akan hilang.

Baca Juga:  Ribuan Pelajar Ikuti Taptu dan Pawai Obor Semarakkan Hari Kemerdekaan RI ke-79 di Dabo Singkep

Selain itu, tips alternatif selanjutnya yang mungkin bisa untuk dilakukan sebagai sarana mengurangi beban PTSD tadi yaitu, menggantikan kegiatan negatif seperti melukai pergelangan tangan sendiri tersebut dengan aktivitas santai motivasi diri. Seperti mendengarkan alunan musik-musik yang terbaru, bermain alat musik seperti gitar bersama teman, membuat konten kreatif di media sosial yang bersifat edukasi dan masih banyak lagi kegiatan yang dapat dilakukan untuk mencegah dari perilaku menyakiti diri sendiri tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penulis : Ihand

Follow WhatsApp Channel ihand.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wabup Lingga Hadiri Rapat Paripurna DPRD, Bahas LKPJ 2025 dan Ranperda Pemberdayaan Ormas
Bambang Wiratdany Resmi Jabat Kasi Pidsus Kejari Lingga: Babak Baru Penegakan Hukum Berintegritas
Pulut Santan, Rasa yang Dimasak Perlahan: Tradisi Pernikahan Sarat Makna di Balik Asap Kayu Bakar
Sentuhan Empati di Tengah Luka: Ketua DPRD Lingga Jenguk Korban Insiden Tak Terduga
Ketika Waktu Tak Mampu Memisahkan: “Reuni 35 Tahun Penuh Haru, Ini Tentang Rasa yang Tak Pernah Usang”
Lonjakan Penyakit Pasca Lebaran di Dabo: Hipertensi dan ISPA Paling Dominan
Wabup Lingga Novrizal Kunjungi RSUD Dabo Singkep, Pastikan Pelayanan Kesehatan Tetap Optimal Pasca Lebaran
Panen Cabai di Halaman Gedung Daerah Dabo, TP PKK Lingga Dorong Ketahanan Pangan Keluarga
Berita ini 121 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 23:01 WIB

Wabup Lingga Hadiri Rapat Paripurna DPRD, Bahas LKPJ 2025 dan Ranperda Pemberdayaan Ormas

Senin, 30 Maret 2026 - 19:15 WIB

Bambang Wiratdany Resmi Jabat Kasi Pidsus Kejari Lingga: Babak Baru Penegakan Hukum Berintegritas

Senin, 30 Maret 2026 - 18:31 WIB

Pulut Santan, Rasa yang Dimasak Perlahan: Tradisi Pernikahan Sarat Makna di Balik Asap Kayu Bakar

Senin, 30 Maret 2026 - 18:20 WIB

Sentuhan Empati di Tengah Luka: Ketua DPRD Lingga Jenguk Korban Insiden Tak Terduga

Minggu, 29 Maret 2026 - 13:43 WIB

Ketika Waktu Tak Mampu Memisahkan: “Reuni 35 Tahun Penuh Haru, Ini Tentang Rasa yang Tak Pernah Usang”

Berita Terbaru