Pemkab Lingga dorong penyesuaian harga pasir kuarsa untuk menggerakkan investasi dan meningkatkan pendapatan daerah.
Ihand.id | • Lingga – Kondisi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lingga hingga saat ini masih belum mampu menjadi penopang utama keuangan daerah. Hal tersebut diakui langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Lingga, Armia, Sabtu 25 April 2026.
Ia menjelaskan, sejumlah sektor potensial yang diharapkan dapat mendongkrak PAD belum berjalan secara optimal, terutama di sektor pertambangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sektor tambang belum jalan, jadi kita belum bisa berharap banyak dari sana,” ungkap Armia.
Menurutnya, belum maksimalnya kontribusi sektor tambang berdampak langsung pada semakin sempitnya ruang fiskal daerah.
Kondisi ini membuat pemerintah daerah harus mencari alternatif kebijakan untuk mendorong peningkatan pendapatan.
Sebagai langkah strategis, Pemerintah Kabupaten Lingga telah menyurati Gubernur Kepulauan Riau guna mengusulkan penyesuaian harga pasir kuarsa.
Kebijakan tersebut diharapkan mampu mendorong aktivitas perusahaan tambang yang saat ini belum bergerak optimal.
“Kita sudah surati gubernur agar harga pasir kuarsa disesuaikan, supaya perusahaan bisa bergerak dan PAD ikut naik,” jelasnya.
Langkah ini dinilai menjadi salah satu upaya penting dalam menghidupkan kembali sektor tambang di Lingga, sekaligus membuka peluang peningkatan investasi dan pendapatan daerah ke depan.
Penulis : Vatawari




















