Sepanjang Tahun 2025, 369 Warga di Wilayah Puskesmas Dabo Terpapar ISPA, Mayoritas Anak-Anak

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 13:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Puskesmas Dabo, Jubaidah | f. Redaksi

Kepala Puskesmas Dabo, Jubaidah | f. Redaksi

Kepala Puskesmas Dabo sebut pergantian cuaca dan lingkungan tidak sehat menjadi pemicu utama meningkatnya kasus ISPA di Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga.

Lingga – ihand.id | Sepanjang tahun 2025, sebanyak 369 warga di wilayah kerja Puskesmas Dabo, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, dilaporkan terpapar Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Jumlah tersebut didominasi oleh anak-anak, yang rentan terserang penyakit akibat perubahan cuaca dan kondisi lingkungan yang tidak sehat.

Kepala Puskesmas Dabo, Jubaidah, membenarkan data tersebut saat dikonfirmasi pada Rabu (23/10/2025).

Menurutnya, kasus ISPA di wilayah kerja Puskesmas Dabo mengalami fluktuasi, namun cenderung meningkat seiring kondisi cuaca yang tidak menentu.

“Untuk tahun 2025 ini tercatat sebanyak 369 orang terpapar ISPA, dan sebagian besar adalah anak-anak. Penyebabnya antara lain karena pergantian cuaca dan lingkungan yang kurang bersih,” ujar Jubaidah, Kepala Puskesmas Dabo.

Lebih lanjut, Jubaidah menyampaikan bahwa selain kasus ISPA, terdapat pula beberapa penyakit lain dengan angka penderita cukup tinggi di wilayah tersebut sepanjang tahun 2025.

Baca Juga:  Danlanal Dabo Singkep Pimpin Upacara Peringatan HUT Ke-77 TNI AL

“Selain ISPA, penyakit hipertensi juga banyak diderita masyarakat, tercatat sebanyak 399 orang, sedangkan diabetes melitus mencapai 231 orang,” jelasnya.

Menurut data Puskesmas Dabo, penderita hipertensi cenderung didominasi oleh laki-laki usia 30 tahun ke atas, sedangkan diabetes melitus lebih banyak dialami oleh perempuan di usia yang sama.

Penulis : Vatawari

Follow WhatsApp Channel ihand.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Investasi Smelter di Lingga Masih Berlanjut, Kemhan Bentuk Tim Terpadu
Sekda Lingga Akui APBD Berat Jika Harus Biayai Gaji PPPK, Harap Tetap Didukung APBN
Pemkab Lingga Tegaskan Perpanjangan Kontrak Tidak Berlaku untuk Semua PPPK, Ini Penjelasan Sekda
Pemkab Lingga Rencanakan Perpanjangan Kontrak PPPK Selama 4 Tahun hingga 2030
Lantik Aspidum Baru, Kajati Kepri J. Devy Sudarso Tekankan Profesionalitas dan Integritas Penegakan Hukum
Ketua Dekranasda Lingga Hadiri Pembukaan Pengajian Dhuha Rajab, Sya’ban, dan Ramadhan BKMT Singkep
Gerakan Bersama Anak Kepri Kecam Pernyataan Endipat Wijaya: Dinilai Cederai Adab dan Marwah Melayu
Rimpang Kopi & Herbal Hadir di Tanjungpinang, Tawarkan Minuman Sehat Berbasis Rimpang dan Herbal Alami
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Januari 2026 - 15:09 WIB

Investasi Smelter di Lingga Masih Berlanjut, Kemhan Bentuk Tim Terpadu

Senin, 15 Desember 2025 - 16:14 WIB

Sekda Lingga Akui APBD Berat Jika Harus Biayai Gaji PPPK, Harap Tetap Didukung APBN

Senin, 15 Desember 2025 - 15:57 WIB

Pemkab Lingga Tegaskan Perpanjangan Kontrak Tidak Berlaku untuk Semua PPPK, Ini Penjelasan Sekda

Senin, 15 Desember 2025 - 15:40 WIB

Pemkab Lingga Rencanakan Perpanjangan Kontrak PPPK Selama 4 Tahun hingga 2030

Senin, 15 Desember 2025 - 15:07 WIB

Lantik Aspidum Baru, Kajati Kepri J. Devy Sudarso Tekankan Profesionalitas dan Integritas Penegakan Hukum

Berita Terbaru

Inisiator Aliansi Masyarakat Kabupaten Lingga, Armanto Arsyad | f. Redaksi

Berita Harian Lingga

Investasi Smelter di Lingga Masih Berlanjut, Kemhan Bentuk Tim Terpadu

Senin, 5 Jan 2026 - 15:09 WIB

Pemkab Lingga Rencanakan Perpanjangan Kontrak PPPK Selama 4 Tahun hingga 2030 | f. Wandy

Berita Harian Lingga

Pemkab Lingga Rencanakan Perpanjangan Kontrak PPPK Selama 4 Tahun hingga 2030

Senin, 15 Des 2025 - 15:40 WIB