IKM Lingga Sulap Sabut Kelapa Jadi Produk Bernilai Ekspor, Dorong Ekonomi Daerah

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 2 Oktober 2025 - 17:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IKM Lingga Sulap Sabut Kelapa Jadi Produk Bernilai Ekspor, Dorong Ekonomi Daerah | f. Redaksi

IKM Lingga Sulap Sabut Kelapa Jadi Produk Bernilai Ekspor, Dorong Ekonomi Daerah | f. Redaksi

20 pelaku industri kecil menengah (IKM) Kabupaten Lingga mengikuti pendampingan DAK Non Fisik PK2SKIM 2025. Sabut kelapa yang dulunya dianggap limbah, kini disulap menjadi produk inovatif bernilai tinggi.

Ihand.id – Lingga – Sebanyak 20 pelaku industri kecil menengah (IKM) di Kabupaten Lingga bangkit dengan semangat baru.

Mereka mengikuti pendampingan penerapan standarisasi, sertifikasi produk, dan sistem mutu melalui program DAK Non Fisik PK2SKIM 2025.

Selama 13 hari penuh, para peserta difokuskan untuk mengolah sabut kelapa, material yang kerap dianggap limbah, menjadi berbagai produk bernilai ekonomi tinggi.

Dari tangan kreatif mereka lahir aneka hasil karya seperti sapu, cocosheet, pot bunga, keranjang, matras babat, hingga keset kaki.

Baca Juga:  Pemuda Dabo Singkep Suarakan Dukungan Penuh untuk PT. Thiansan: Harapan Baru bagi 3.000 Pekerja Lokal

Plt. Kadisperindagkop UKM Lingga, Febrizal Taupik, menegaskan bahwa pendampingan ini bukan sekadar pelatihan biasa.

“Tujuannya agar setiap produk yang dihasilkan tidak hanya bermanfaat, tapi juga memiliki standar mutu sehingga bisa bersaing di pasar yang lebih luas,” ungkapnya, Kamis (2/10/2025).

Menurutnya, kelapa merupakan komoditas unggulan Lingga dengan potensi luar biasa yang belum sepenuhnya digarap.

Penulis : Ivantri Gustianda

Follow WhatsApp Channel ihand.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hilal Tidak Terlihat di Tugu Khatulistiwa Lingga
Barongsai Hidupkan Atmosfer Imlek di Dabo Singkep 2577 Gongzili
Pemkab Lingga Raih Penghargaan Nasional, Komitmen Tata Kelola Desa Diakui Pemerintah Pusat
Hujan Turun di Hari Pertama Imlek 2577 Kongzili di Dabo Singkep, Warga Sebut Pertanda Hoki dan Rezeki
Imlek 2026 Tahun Kuda Api: Lambang Energi dan Pergerakan Baru
Mahatma Gandhi: Pelopor Perlawanan Tanpa Kekerasan yang Mengguncang Kekaisaran Inggris
Prata, Sarapan Legendaris Dabo Singkep: Hangatnya Kari Ayam yang Membangunkan Pagi Warga
KONI Lingga Mulai Bahas Hibah 2027, Fokus Penguatan Pembinaan Atlet
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 12:04 WIB

Hilal Tidak Terlihat di Tugu Khatulistiwa Lingga

Selasa, 17 Februari 2026 - 21:34 WIB

Barongsai Hidupkan Atmosfer Imlek di Dabo Singkep 2577 Gongzili

Selasa, 17 Februari 2026 - 15:40 WIB

Pemkab Lingga Raih Penghargaan Nasional, Komitmen Tata Kelola Desa Diakui Pemerintah Pusat

Selasa, 17 Februari 2026 - 15:26 WIB

Hujan Turun di Hari Pertama Imlek 2577 Kongzili di Dabo Singkep, Warga Sebut Pertanda Hoki dan Rezeki

Senin, 16 Februari 2026 - 12:21 WIB

Imlek 2026 Tahun Kuda Api: Lambang Energi dan Pergerakan Baru

Berita Terbaru

Hasil rukyatul hilal menunjukkan posisi bulan masih di bawah ufuk; Kemenag Lingga kirim laporan resmi ke pusat sebagai bahan penetapan 1 Ramadan 1447 Hijriah | f. Diskominfo Lingga

Berita Harian Lingga

Hilal Tidak Terlihat di Tugu Khatulistiwa Lingga

Rabu, 18 Feb 2026 - 12:04 WIB

Aksi spektakuler barongsai pada hari pertama Imlek 17 Februari 2026 memikat warga Dabo Singkep. Tradisi kuno Tiongkok ini bukan sekadar hiburan, tetapi simbol keberuntungan dan pengusir energi buruk | f. Redaksi

Berita Harian Lingga

Barongsai Hidupkan Atmosfer Imlek di Dabo Singkep 2577 Gongzili

Selasa, 17 Feb 2026 - 21:34 WIB

Imlek 2026 Tahun Kuda Api: Lambang Energi dan Pergerakan Baru | f. Istimewa

Sejarah/History

Imlek 2026 Tahun Kuda Api: Lambang Energi dan Pergerakan Baru

Senin, 16 Feb 2026 - 12:21 WIB