Pesta Pernikahan Berujung Tragedi: Pelabuhan Tua Desa Baran Ambruk, Puluhan Tamu Tercebur ke Laut

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 7 April 2025 - 19:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pelabuhan kayu tua—satu-satunya akses transportasi air di Dusun Tajur Resun, Desa Barang ambruk saat puluhan tamu undangan hendak pulang | f. Warga

pelabuhan kayu tua—satu-satunya akses transportasi air di Dusun Tajur Resun, Desa Barang ambruk saat puluhan tamu undangan hendak pulang | f. Warga

Ihand.id – Lingga – Suasana bahagia pernikahan di Desa Baran, Kabupaten Lingga, berubah menjadi mencekam dalam sekejap ketika pelabuhan kayu tua—satu-satunya akses transportasi air di Dusun Tajur Resun—ambruk saat puluhan tamu undangan hendak pulang.

Insiden yang terjadi pada Minggu (06/04/2025) sore itu memicu kepanikan massal, puluhan orang terjatuh ke laut, dan sejumlah korban luka ringan dilarikan ke Puskesmas terdekat.

Baca Juga:  Presiden Jokowi Apresiasi Pelaksanaan Muktamar Sufi Internasional

Berdasarkan video amatir yang diunggah Rika Ramadhan, warga setempat, detik-detik pelabuhan roboh terekam jelas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Struktur kayu yang keropos itu tiba-tiba runtuh ketika dipadati tamu yang antre naik ke kapal.

Terdengar teriakan histeris dan keriuhan air yang menyembur saat puluhan orang tercebur bersamaan.

Baca Juga:  HUT ke-80 TNI di Lingga: Semangat Patriotisme Menggema di Lapangan Puslatpurmar 09 Dabo Singkep

“Awalnya semua normal. Saat tamu mulai berkumpul di pelabuhan, tiba-tiba bangunannya ambrol. Banyak yang jatuh ke laut,” kata Rika, yang menjadi saksi mata.

Kepala Desa Baran, Indra Gunawan, membenarkan insiden tersebut.

Meski tidak ada korban jiwa, beberapa warga mengalami luka ringan akibat benturan kayu atau tergores paku.

Penulis : Cahyo Aji

Follow WhatsApp Channel ihand.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hilal Tidak Terlihat di Tugu Khatulistiwa Lingga
Barongsai Hidupkan Atmosfer Imlek di Dabo Singkep 2577 Gongzili
Pemkab Lingga Raih Penghargaan Nasional, Komitmen Tata Kelola Desa Diakui Pemerintah Pusat
Hujan Turun di Hari Pertama Imlek 2577 Kongzili di Dabo Singkep, Warga Sebut Pertanda Hoki dan Rezeki
Imlek 2026 Tahun Kuda Api: Lambang Energi dan Pergerakan Baru
Mahatma Gandhi: Pelopor Perlawanan Tanpa Kekerasan yang Mengguncang Kekaisaran Inggris
Prata, Sarapan Legendaris Dabo Singkep: Hangatnya Kari Ayam yang Membangunkan Pagi Warga
KONI Lingga Mulai Bahas Hibah 2027, Fokus Penguatan Pembinaan Atlet
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 12:04 WIB

Hilal Tidak Terlihat di Tugu Khatulistiwa Lingga

Selasa, 17 Februari 2026 - 21:34 WIB

Barongsai Hidupkan Atmosfer Imlek di Dabo Singkep 2577 Gongzili

Selasa, 17 Februari 2026 - 15:40 WIB

Pemkab Lingga Raih Penghargaan Nasional, Komitmen Tata Kelola Desa Diakui Pemerintah Pusat

Selasa, 17 Februari 2026 - 15:26 WIB

Hujan Turun di Hari Pertama Imlek 2577 Kongzili di Dabo Singkep, Warga Sebut Pertanda Hoki dan Rezeki

Senin, 16 Februari 2026 - 12:21 WIB

Imlek 2026 Tahun Kuda Api: Lambang Energi dan Pergerakan Baru

Berita Terbaru

Hasil rukyatul hilal menunjukkan posisi bulan masih di bawah ufuk; Kemenag Lingga kirim laporan resmi ke pusat sebagai bahan penetapan 1 Ramadan 1447 Hijriah | f. Diskominfo Lingga

Berita Harian Lingga

Hilal Tidak Terlihat di Tugu Khatulistiwa Lingga

Rabu, 18 Feb 2026 - 12:04 WIB

Aksi spektakuler barongsai pada hari pertama Imlek 17 Februari 2026 memikat warga Dabo Singkep. Tradisi kuno Tiongkok ini bukan sekadar hiburan, tetapi simbol keberuntungan dan pengusir energi buruk | f. Redaksi

Berita Harian Lingga

Barongsai Hidupkan Atmosfer Imlek di Dabo Singkep 2577 Gongzili

Selasa, 17 Feb 2026 - 21:34 WIB

Imlek 2026 Tahun Kuda Api: Lambang Energi dan Pergerakan Baru | f. Istimewa

Sejarah/History

Imlek 2026 Tahun Kuda Api: Lambang Energi dan Pergerakan Baru

Senin, 16 Feb 2026 - 12:21 WIB