TNI-Polri, Kelurahan, Desa dan Masyarakat Bersatu dalam Gotong Royong di Sejumlah Pemakaman Umum Kecamatan Singkep Barat
Ihand.id | • Lingga – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, semangat kebersamaan dan kepedulian sosial terasa begitu kuat di Kecamatan Singkep Barat. Camat Singkep Barat, Susi Yenty, memimpin langsung kegiatan gotong royong (goro) massal yang dilaksanakan pada Kamis 12 Februari 2026, dengan fokus membersihkan sejumlah Tempat Pemakaman Umum (TPU) di wilayah tersebut.

Di bawah terik matahari pagi, satu per satu warga berdatangan membawa peralatan kebersihan. Rumput liar ditebas, semak belukar dibersihkan, dan sampah yang berserakan dikumpulkan. Suasana haru dan khidmat menyatu dalam semangat kebersamaan yang jarang terlihat di hari-hari biasa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Camat Singkep Barat, Susi Yenty, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bentuk penghormatan kepada para pendahulu sekaligus persiapan spiritual menyambut bulan penuh ampunan.
“Kegiatan ini kita laksanakan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H. Kita ingin memastikan area pemakaman umum bersih, rapi, dan nyaman bagi masyarakat yang akan berziarah serta mendukung program Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik dan Indah),” ujarnya.
Menurutnya, kebersihan makam bukan hanya persoalan fisik, tetapi juga simbol penghormatan terhadap leluhur dan refleksi diri menjelang Ramadhan. Moment ini menjadi pengingat bahwa hidup di dunia bersifat sementara dan setiap insan akan kembali kepada Sang Pencipta.
Yang membuat kegiatan ini semakin bermakna adalah keterlibatan berbagai unsur. Gotong royong tersebut melibatkan TNI-Polri, pihak kelurahan, pemerintah desa, serta masyarakat Kecamatan Singkep Barat secara umum.
Kolaborasi lintas sektor ini menjadi gambaran nyata kuatnya nilai kebersamaan di tengah masyarakat. Tidak ada sekat jabatan maupun status sosial. Semua berbaur, bekerja berdampingan membersihkan makam dengan penuh ketulusan.
Kehadiran aparat TNI-Polri juga memperlihatkan komitmen bersama dalam menjaga keharmonisan dan solidaritas sosial di wilayah Singkep Barat, khususnya menjelang bulan suci Ramadhan.
Di Kabupaten Lingga, tradisi gotong royong menjelang Ramadhan memang sudah menjadi budaya yang terus dijaga. Membersihkan makam sebelum bulan puasa merupakan wujud penghormatan sekaligus bentuk persiapan batin.
Bagi masyarakat Singkep Barat, kegiatan ini menjadi ajang mempererat silaturahmi. Tawa, canda, dan kerja keras menyatu dalam satu tujuan: menyambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan lingkungan yang tertata.
Semangat kolektif inilah yang diharapkan terus tumbuh, tidak hanya saat menyambut hari besar keagamaan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan goro ini menjadi bukti bahwa nilai gotong royong masih hidup dan mengakar kuat di tengah masyarakat Singkep Barat. Camat Susi Yenty berharap semangat kebersamaan tersebut terus terjaga.
“Semoga melalui kegiatan ini, kita semua dapat menyambut Ramadhan dengan hati yang bersih, lingkungan yang bersih, dan semangat kebersamaan yang semakin kuat,” tutupnya.
Dengan semangat persatuan dan kepedulian sosial yang ditunjukkan dalam kegiatan ini, Kecamatan Singkep Barat mengirimkan pesan kuat: Ramadhan bukan hanya tentang ibadah pribadi, tetapi juga tentang mempererat hubungan antar sesama dan menjaga warisan nilai kebersamaan.
Penulis : Ivantri Gustianda

















