“Seluruh gereja di Tanjungpinang yang menggelar ibadah Natal akan mendapatkan pengamanan, dengan penempatan minimal dua personel di setiap gereja. Untuk gereja dengan jumlah jemaat di atas 1.000 orang, jumlah personel ditambah menjadi tiga orang,” jelasnya.
Selain itu, tim khusus yang terdiri dari 30 personel terlatih, termasuk unit Gegana, telah disiapkan untuk mendukung pengamanan. Sterilisasi juga dilakukan di seluruh gereja guna memastikan keamanan lokasi sebelum pelaksanaan ibadah.
“Kami membentuk dua tim khusus yang terdiri dari 10 orang untuk sterilisasi dan pengamanan. Operasi ini merupakan operasi kemanusiaan yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh demi terciptanya Natal yang aman dan damai,” tegasnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penulis : Cahyo Aji
Halaman : 1 2