Misteri Lorong Bawah Tanah di Wisma Timah: Fakta yang Terungkap

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 11 Januari 2025 - 16:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Misteri Lorong Bawah Tanah di Wisma Timah | f. Cahyo

Misteri Lorong Bawah Tanah di Wisma Timah | f. Cahyo

Beberapa warga meyakini bahwa lorong ini dibangun pada masa penjajahan Belanda untuk keperluan operasional perusahaan timah yang pernah beroperasi di Dabo Singkep.

Ada juga yang mengaitkannya dengan masa pendudukan Jepang, mengingat di wilayah Dabo Singkep memang ditemukan sejumlah bunker Jepang yang berfungsi sebagai pertahanan militer.

Namun, informasi dari Bung Rim mengonfirmasi bahwa lorong ini bukanlah peninggalan masa kolonial atau era pendudukan Jepang, melainkan proyek modern yang bertujuan untuk menunjang fasilitas olahraga dan kenyamanan masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perhatian Warga

Kehadiran lorong bawah tanah ini tetap menjadi daya tarik tersendiri bagi warga Dabo Singkep. Selain fungsinya yang unik, lorong ini juga menjadi salah satu titik yang memancing rasa penasaran, terutama bagi mereka yang baru pertama kali melihatnya.

Baca Juga:  Nizar-Novrizal Resmi Mendaftarkan Diri untuk Pilkada Lingga 2024: Mengusung Perubahan menuju Lingga Bersinar

Tak sedikit warga yang mengabadikan lorong tersebut sebagai bagian dari potret kota yang sarat sejarah dan inovasi.

Proyek ini juga mencerminkan upaya pemerintah daerah pada saat itu untuk mendukung perkembangan fasilitas olahraga di Kabupaten Lingga.

Lapangan Merdeka, yang menjadi salah satu ikon olahraga di Dabo Singkep, kini semakin mudah diakses berkat kehadiran lorong ini.

Baca Juga:  Pemandu Wisata di Lingga Dapat Pelatihan: Semakin Profesional

Pentingnya Informasi yang Jelas

Kasus lorong bawah tanah ini menjadi pelajaran penting tentang bagaimana kurangnya informasi dapat memicu berbagai asumsi di masyarakat.

Oleh karena itu, diperlukan peran aktif pemerintah dan tokoh masyarakat untuk memberikan penjelasan yang jelas dan transparan mengenai sejarah serta tujuan pembangunan fasilitas publik.

Kini, setelah fakta sebenarnya terungkap, masyarakat dapat lebih memahami bahwa lorong ini adalah bagian dari upaya modernisasi dan bukan peninggalan masa lalu seperti yang selama ini banyak dipercaya.

Penulis : Cahyo Aji

Follow WhatsApp Channel ihand.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lonjakan Penyakit Pasca Lebaran di Dabo: Hipertensi dan ISPA Paling Dominan
Wabup Lingga Novrizal Kunjungi RSUD Dabo Singkep, Pastikan Pelayanan Kesehatan Tetap Optimal Pasca Lebaran
Panen Cabai di Halaman Gedung Daerah Dabo, TP PKK Lingga Dorong Ketahanan Pangan Keluarga
Arus Balik Lebaran 2026 di Lingga Mulai Memuncak, 1.000 Penumpang Tinggalkan Daerah di H+3
Perpisahan yang Menggetarkan Hati di Hari ke-30 Ramadhan
Keutamaan Puasa Ramadhan Hari ke-29: Ramadhan Hampir Berakhir, Jangan Lewatkan Kesempatan Terakhir Menuju Ampunan
Jejak Sejarah Ketupat: Tradisi Sakral yang Tak Pernah Absen di Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Keutamaan Puasa Ramadhan Hari ke-28: Allah Menjanjikan Pahala Besar bagi Orang Berpuasa
Berita ini 385 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 22:01 WIB

Lonjakan Penyakit Pasca Lebaran di Dabo: Hipertensi dan ISPA Paling Dominan

Kamis, 26 Maret 2026 - 20:50 WIB

Wabup Lingga Novrizal Kunjungi RSUD Dabo Singkep, Pastikan Pelayanan Kesehatan Tetap Optimal Pasca Lebaran

Kamis, 26 Maret 2026 - 20:26 WIB

Panen Cabai di Halaman Gedung Daerah Dabo, TP PKK Lingga Dorong Ketahanan Pangan Keluarga

Selasa, 24 Maret 2026 - 13:15 WIB

Arus Balik Lebaran 2026 di Lingga Mulai Memuncak, 1.000 Penumpang Tinggalkan Daerah di H+3

Jumat, 20 Maret 2026 - 21:16 WIB

Perpisahan yang Menggetarkan Hati di Hari ke-30 Ramadhan

Berita Terbaru

Puskesmas Dabo 2026 | f. Wandy

Berita Harian Lingga

Lonjakan Penyakit Pasca Lebaran di Dabo: Hipertensi dan ISPA Paling Dominan

Kamis, 26 Mar 2026 - 22:01 WIB

Masjid Miftahul Jannah, Setajam, Dabo Singkep, Lingga, Kepri | f. Ihand

Budaya

Perpisahan yang Menggetarkan Hati di Hari ke-30 Ramadhan

Jumat, 20 Mar 2026 - 21:16 WIB