Mengejutkan! 12 Ribu Hektare Mangrove Lingga Dikelola Koperasi Mangrove Lestari

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 25 September 2025 - 15:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kawasan hutan mangrove Desa Resun, Kabupaten Lingga | f. Istimewa

kawasan hutan mangrove Desa Resun, Kabupaten Lingga | f. Istimewa

Separuh dari total 24 ribu hektare kawasan mangrove di Kabupaten Lingga ternyata dikelola oleh sebuah koperasi sejak 2010.

Ihand.id – Lingga – Sebuah fakta mengejutkan terungkap terkait pengelolaan kawasan mangrove di Kabupaten Lingga.

Dari total 24 ribu hektare hutan mangrove, sebanyak 12 ribu hektare atau separuhnya dikelola oleh Koperasi Mangrove Lestari Lingga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal ini disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Lingga, Novrizal, saat menerima kunjungan perusahaan karbon asal Malaysia, PT. Primaverse Sdn Bhd, bersama PT. Nusantara Karbon Internasional, di Gedung Daerah Daik Lingga pada Rabu (17/09/2025) lalu.

“Kabupaten Lingga memiliki 24 ribu hektare kawasan mangrove, dan 12 ribu hektare di antaranya dikelola oleh Koperasi Mangrove Lestari Lingga,” terang Wabup Novrizal.

Baca Juga:  Ketua DPRD Lingga Angkat Bicara Terkait Listrik di Desa Mensanak Yang Sering Mendadak Padam

Temuan ini sontak mengundang perhatian publik. Pasalnya, sangat jarang sebuah koperasi mampu mengelola kawasan hutan mangrove dalam skala seluas itu.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lingga, Joko Wiyono, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa koperasi tersebut memang memiliki izin pengelolaan seluas 12 ribu hektare sejak lama.

“Saya hanya tahu koperasi memang punya izin seluas 12 ribu hektare di Lingga. Tapi urusan kehutanan bukan kewenangan kabupaten. Pengawasan aktivitas koperasi itu menjadi tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi melalui KPHP Lingga,” ujar Joko, Sabtu (20/09/2025) lalu.

Lebih lanjut, Joko menjelaskan bahwa Koperasi Mangrove Lestari Lingga berdiri sejak tahun 2010. DLH Lingga hanya sebatas berkoordinasi dan menerima informasi dari KPHP, tanpa turun langsung melakukan peninjauan aktivitas koperasi di lapangan.

Baca Juga:  Kejari dan Dinkes Lingga Satukan Langkah: Senam Sehat Kolaboratif Dihadiri Bupati dan Wabup

Dengan luas pengelolaan mencapai 12 ribu hektare, publik kini mempertanyakan sejauh mana kontribusi Koperasi Mangrove Lestari Lingga untuk masyarakat dan daerah.

Meski mengantongi izin resmi, transparansi terkait hasil pengelolaan, manfaat ekonomi, hingga kontribusi pada perlindungan lingkungan di Kabupaten Lingga dinilai masih perlu diperjelas.

Fakta ini sekaligus membuka wacana baru tentang pentingnya keterlibatan aktif pemerintah daerah dalam memastikan pengelolaan mangrove tidak hanya berorientasi bisnis, tetapi juga membawa manfaat nyata bagi masyarakat pesisir Lingga.

Penulis : Cahyo Aji

Follow WhatsApp Channel ihand.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Lingga dan Bank Indonesia Gelar Pasar Sembako Murah, Tekan Harga dan Jaga Daya Beli Warga
Wabup Lingga Hadiri Rapat Paripurna DPRD, Bahas LKPJ 2025 dan Ranperda Pemberdayaan Ormas
Bambang Wiratdany Resmi Jabat Kasi Pidsus Kejari Lingga: Babak Baru Penegakan Hukum Berintegritas
Pulut Santan, Rasa yang Dimasak Perlahan: Tradisi Pernikahan Sarat Makna di Balik Asap Kayu Bakar
Sentuhan Empati di Tengah Luka: Ketua DPRD Lingga Jenguk Korban Insiden Tak Terduga
Ketika Waktu Tak Mampu Memisahkan: “Reuni 35 Tahun Penuh Haru, Ini Tentang Rasa yang Tak Pernah Usang”
Lonjakan Penyakit Pasca Lebaran di Dabo: Hipertensi dan ISPA Paling Dominan
Wabup Lingga Novrizal Kunjungi RSUD Dabo Singkep, Pastikan Pelayanan Kesehatan Tetap Optimal Pasca Lebaran
Berita ini 170 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 16:06 WIB

Pemkab Lingga dan Bank Indonesia Gelar Pasar Sembako Murah, Tekan Harga dan Jaga Daya Beli Warga

Selasa, 31 Maret 2026 - 23:01 WIB

Wabup Lingga Hadiri Rapat Paripurna DPRD, Bahas LKPJ 2025 dan Ranperda Pemberdayaan Ormas

Senin, 30 Maret 2026 - 19:15 WIB

Bambang Wiratdany Resmi Jabat Kasi Pidsus Kejari Lingga: Babak Baru Penegakan Hukum Berintegritas

Senin, 30 Maret 2026 - 18:31 WIB

Pulut Santan, Rasa yang Dimasak Perlahan: Tradisi Pernikahan Sarat Makna di Balik Asap Kayu Bakar

Senin, 30 Maret 2026 - 18:20 WIB

Sentuhan Empati di Tengah Luka: Ketua DPRD Lingga Jenguk Korban Insiden Tak Terduga

Berita Terbaru