Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Aset Rampasan Negara Rp7 Triliun kepada PT Timah

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 8 Oktober 2025 - 12:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Aset Rampasan Negara Rp7 Triliun kepada PT Timah | f. BPMI Setpres

Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Aset Rampasan Negara Rp7 Triliun kepada PT Timah | f. BPMI Setpres

Kerugian Negara Capai Rp300 Triliun akibat Tambang Ilegal

Presiden Prabowo juga mengungkapkan bahwa total kerugian negara akibat aktivitas tambang ilegal di kawasan PT Timah mencapai sekitar Rp300 triliun.

Nilai fantastis tersebut menunjukkan betapa besar kebocoran sumber daya alam Indonesia yang harus segera dihentikan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita bisa bayangkan kerugian negara dari enam perusahaan ini saja, kerugian negara total mencapai 300 triliun. Ini harus kita hentikan,” tegasnya.

Prabowo menegaskan bahwa pemerintah akan terus mengambil langkah tegas terhadap para pelaku kejahatan ekonomi yang merugikan negara, sekaligus memastikan aset-aset hasil kejahatan dapat kembali kepada negara untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

Baca Juga:  Kunjungi Kepri, Mahfud Tegaskan Pengiriman PMI Tidak Boleh Ada Yang Ilegal

Langkah Tegas Pemerintah dalam Menyelamatkan Kekayaan Negara

Penyerahan aset rampasan negara ini juga menjadi bukti nyata kolaborasi antara Kejaksaan Agung, Kementerian Keuangan, dan PT Timah Tbk melalui Danantara dalam mewujudkan transparansi pengelolaan aset hasil tindak pidana korupsi dan tambang ilegal.

Melalui langkah tegas ini, pemerintah menunjukkan keseriusannya dalam menata kembali tata kelola sumber daya alam nasional, sekaligus memberikan efek jera bagi pelaku usaha yang melanggar hukum.

Baca Juga:  Kejari Lingga Ajukan Banding Kasus Jembatan Marok Kecil

Penyerahan aset rampasan negara kepada PT Timah Tbk menjadi simbol kebangkitan kedaulatan ekonomi Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Dengan total nilai mencapai triliunan rupiah, langkah ini diharapkan dapat mengembalikan kepercayaan publik, memperkuat transparansi pengelolaan sumber daya alam, dan menegaskan komitmen pemerintah dalam memulihkan kerugian negara akibat praktik tambang ilegal.

Penulis : Redaksi

Sumber Berita : BPMI Setpres

Follow WhatsApp Channel ihand.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Tausiyah hingga Edukasi DBD, Pengajian Bulanan di Lingga Penuh Makna dan Kepedulian
Asisten I Resmikan SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Lingga di Duara, Perkuat Sinergi Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat
Jelang Idul Adha 1447 H, Pemkab Lingga Gelar Pasar Murah, Gula Dijual Rp13 Ribu per Kg
Pemkab Lingga Gelar Rapat Persiapan Idul Adha 1447 H, Takbir Keliling Tetap Dilaksanakan
Bupati Lingga Hadiri Forum BPOM 2026 Secara Daring, Dorong Pelayanan Publik Lebih Prima dan Transparan
UPBU Kelas III Dabo Matangkan Persiapan Raih Penghargaan Bandar Udara Sehat 2026
Disperindagkop Lingga Perketat Pengawasan, Barang Kadaluwarsa Ditemukan di Toko dan Swalayan
Bupati Lingga M. Nizar Ikuti Rakornas Pariwisata Daring 2026, Dorong Penguatan Sektor Wisata Daerah
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:46 WIB

Dari Tausiyah hingga Edukasi DBD, Pengajian Bulanan di Lingga Penuh Makna dan Kepedulian

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:40 WIB

Asisten I Resmikan SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Lingga di Duara, Perkuat Sinergi Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:49 WIB

Jelang Idul Adha 1447 H, Pemkab Lingga Gelar Pasar Murah, Gula Dijual Rp13 Ribu per Kg

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:44 WIB

Pemkab Lingga Gelar Rapat Persiapan Idul Adha 1447 H, Takbir Keliling Tetap Dilaksanakan

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:38 WIB

Bupati Lingga Hadiri Forum BPOM 2026 Secara Daring, Dorong Pelayanan Publik Lebih Prima dan Transparan

Berita Terbaru