Kejati Kepri Edukasi Aparatur dan Tokoh Masyarakat Batam tentang Pencegahan TPPO di Kecamatan Sagulung

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 11 September 2025 - 15:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kejati Kepri Edukasi Aparatur dan Tokoh Masyarakat Batam tentang Pencegahan TPPO di Kecamatan Sagulung | f. Kejati Kepri

Kejati Kepri Edukasi Aparatur dan Tokoh Masyarakat Batam tentang Pencegahan TPPO di Kecamatan Sagulung | f. Kejati Kepri

Beberapa faktor utama penyebab TPPO antara lain kemiskinan, rendahnya pendidikan, keterbatasan lapangan kerja, dan informasi menyesatkan.

Sementara itu, dampak TPPO sangat serius: korban mengalami trauma, pelecehan seksual, penyiksaan, hingga kematian. Tidak hanya itu, citra negara pun tercoreng di mata dunia.

Strategi Pencegahan dan Pemberantasan

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kejati Kepri menekankan perlunya strategi menyeluruh dalam memutus rantai perdagangan orang. Upaya yang dapat dilakukan meliputi:

  • Sosialisasi dan edukasi masyarakat secara masif.
  • Penguatan regulasi dan kebijakan.
  • Peningkatan pendidikan dan keterampilan masyarakat.
  • Pengawasan agen tenaga kerja.
  • Penegakan hukum tegas terhadap pelaku.
  • Perlindungan dan rehabilitasi korban.
  • Kolaborasi nasional dan internasional melalui gugus tugas pencegahan TPPO.
Baca Juga:  Gubernur Kepri Silaturahmi dengan Pangkogabwilhan I Laksdya TNI Agus Hariadi

Ajakan Kolaborasi Bersama

Di akhir penyampaian materi, Yusnar menegaskan bahwa pemberantasan TPPO tidak bisa dilakukan sendiri.

Keterlibatan semua pihak, baik pemerintah, swasta, masyarakat, hingga organisasi internasional, sangat diperlukan.

“TPPO adalah bentuk perbudakan modern. Ini bukan hanya pelanggaran hukum, tetapi juga luka kemanusiaan. Kita harus lebih peduli dan bertindak bersama agar keluarga, kerabat, dan tetangga kita tidak menjadi korban,” tegasnya.

Baca Juga:  Kejati Kepri Berhasil Tangkap Buronan Kasus KDRT di Nias Barat

Peserta dan Dukungan Masyarakat

Kegiatan ini dihadiri sekitar 65 peserta, termasuk Camat Sagulung Batam M. Arfie Eranov, S.STP, Sekcam, para Lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kader PKK, Kader Posyandu, Forum RW, Pengurus Lembaga Adat Melayu (LAM), serta tokoh masyarakat setempat.

Dengan adanya edukasi hukum ini, diharapkan masyarakat Sagulung, Batam, semakin sadar akan bahaya TPPO serta aktif melaporkan dugaan kasus perdagangan orang.

Melalui sinergi bersama, Kepulauan Riau dapat menjadi benteng kuat dalam pencegahan dan pemberantasan perdagangan manusia.

Penulis : Cahyo Aji

Sumber Berita : Kejaksaan Tinggi Kepri

Follow WhatsApp Channel ihand.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Banjir Papan Bunga Warnai Pelantikan Pejabat Lingga, Sosok Febrizal Taufik Jadi Sorotan di Air Terjun Resun
Bupati Lingga Lantik 6 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Air Terjun Resun, Sarat Filosofi Kepemimpinan
Kabupaten Lingga Raih Penghargaan UHC Awards 2026 Kategori Madya di Jakarta
Investasi Smelter di Lingga Masih Berlanjut, Kemhan Bentuk Tim Terpadu
Sekda Lingga Akui APBD Berat Jika Harus Biayai Gaji PPPK, Harap Tetap Didukung APBN
Pemkab Lingga Tegaskan Perpanjangan Kontrak Tidak Berlaku untuk Semua PPPK, Ini Penjelasan Sekda
Pemkab Lingga Rencanakan Perpanjangan Kontrak PPPK Selama 4 Tahun hingga 2030
Lantik Aspidum Baru, Kajati Kepri J. Devy Sudarso Tekankan Profesionalitas dan Integritas Penegakan Hukum
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 20:28 WIB

Banjir Papan Bunga Warnai Pelantikan Pejabat Lingga, Sosok Febrizal Taufik Jadi Sorotan di Air Terjun Resun

Jumat, 30 Januari 2026 - 18:37 WIB

Bupati Lingga Lantik 6 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Air Terjun Resun, Sarat Filosofi Kepemimpinan

Kamis, 29 Januari 2026 - 19:55 WIB

Kabupaten Lingga Raih Penghargaan UHC Awards 2026 Kategori Madya di Jakarta

Senin, 5 Januari 2026 - 15:09 WIB

Investasi Smelter di Lingga Masih Berlanjut, Kemhan Bentuk Tim Terpadu

Senin, 15 Desember 2025 - 16:14 WIB

Sekda Lingga Akui APBD Berat Jika Harus Biayai Gaji PPPK, Harap Tetap Didukung APBN

Berita Terbaru

Kabupaten Lingga Raih Penghargaan UHC Awards 2026 Kategori Madya di Jakarta | f. Diskominfo Lingga

Berita Harian Lingga

Kabupaten Lingga Raih Penghargaan UHC Awards 2026 Kategori Madya di Jakarta

Kamis, 29 Jan 2026 - 19:55 WIB

Inisiator Aliansi Masyarakat Kabupaten Lingga, Armanto Arsyad | f. Redaksi

Berita Harian Lingga

Investasi Smelter di Lingga Masih Berlanjut, Kemhan Bentuk Tim Terpadu

Senin, 5 Jan 2026 - 15:09 WIB