Lansia Ditemukan Tergeletak di Hutan Air Panas Singkep, Meninggal Setelah Dilarikan ke RS

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 11 Juli 2025 - 14:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yahya (59), warga Desa Setajam, ditemukan dalam kondisi kritis pada Jumat siang (11/7/2025) dan dilarikan ke RSUD Dabo Singkep | f. Yudiar

Yahya (59), warga Desa Setajam, ditemukan dalam kondisi kritis pada Jumat siang (11/7/2025) dan dilarikan ke RSUD Dabo Singkep | f. Yudiar

Sayangnya, meski sempat mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit, takdir berkata lain. Beberapa saat setelah tiba di RSUD, korban dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis.

“Kami langsung turun ke lokasi usai menerima laporan dari warga Air Panas. Saat kami evakuasi, korban dalam kondisi sangat lemah. Di rumah sakit, nyawanya sempat diupayakan, namun akhirnya tak tertolong,” tambahnya.

Baca Juga:  Beberapa Unit RSUD Dabo Singkep Masih Krisis NaKes

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti mengapa korban berada dalam kondisi kritis di tengah hutan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban kini telah dibawa ke rumah duka menggunakan mobil ambulans milik RSUD Dabo Singkep.

Baca Juga:  Mandi Safar: Tradisi Melayu Penolak Bala, Menggali Makna, Sejarah, dan Warisan Budaya

Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan saat berada di kawasan hutan, terutama bagi lansia yang memiliki kondisi fisik rentan.

Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak bepergian sendirian ke lokasi yang jauh dari pemukiman tanpa pendampingan yang memadai.

Penulis : Cahyo Aji

Follow WhatsApp Channel ihand.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Investasi Smelter di Lingga Masih Berlanjut, Kemhan Bentuk Tim Terpadu
Sekda Lingga Akui APBD Berat Jika Harus Biayai Gaji PPPK, Harap Tetap Didukung APBN
Pemkab Lingga Tegaskan Perpanjangan Kontrak Tidak Berlaku untuk Semua PPPK, Ini Penjelasan Sekda
Pemkab Lingga Rencanakan Perpanjangan Kontrak PPPK Selama 4 Tahun hingga 2030
Lantik Aspidum Baru, Kajati Kepri J. Devy Sudarso Tekankan Profesionalitas dan Integritas Penegakan Hukum
Ketua Dekranasda Lingga Hadiri Pembukaan Pengajian Dhuha Rajab, Sya’ban, dan Ramadhan BKMT Singkep
Gerakan Bersama Anak Kepri Kecam Pernyataan Endipat Wijaya: Dinilai Cederai Adab dan Marwah Melayu
Rimpang Kopi & Herbal Hadir di Tanjungpinang, Tawarkan Minuman Sehat Berbasis Rimpang dan Herbal Alami
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Januari 2026 - 15:09 WIB

Investasi Smelter di Lingga Masih Berlanjut, Kemhan Bentuk Tim Terpadu

Senin, 15 Desember 2025 - 16:14 WIB

Sekda Lingga Akui APBD Berat Jika Harus Biayai Gaji PPPK, Harap Tetap Didukung APBN

Senin, 15 Desember 2025 - 15:57 WIB

Pemkab Lingga Tegaskan Perpanjangan Kontrak Tidak Berlaku untuk Semua PPPK, Ini Penjelasan Sekda

Senin, 15 Desember 2025 - 15:40 WIB

Pemkab Lingga Rencanakan Perpanjangan Kontrak PPPK Selama 4 Tahun hingga 2030

Senin, 15 Desember 2025 - 15:07 WIB

Lantik Aspidum Baru, Kajati Kepri J. Devy Sudarso Tekankan Profesionalitas dan Integritas Penegakan Hukum

Berita Terbaru

Inisiator Aliansi Masyarakat Kabupaten Lingga, Armanto Arsyad | f. Redaksi

Berita Harian Lingga

Investasi Smelter di Lingga Masih Berlanjut, Kemhan Bentuk Tim Terpadu

Senin, 5 Jan 2026 - 15:09 WIB

Pemkab Lingga Rencanakan Perpanjangan Kontrak PPPK Selama 4 Tahun hingga 2030 | f. Wandy

Berita Harian Lingga

Pemkab Lingga Rencanakan Perpanjangan Kontrak PPPK Selama 4 Tahun hingga 2030

Senin, 15 Des 2025 - 15:40 WIB