Aksi sosial Ramadan Disperindagkop UKM Kabupaten Lingga disambut antusias warga, wujud kepedulian bagi masyarakat yang masih di perjalanan saat azan Magrib berkumandang.
Ihand.id | • Religi – Suasana menjelang berbuka puasa di Jalan Garuda, Kecamatan Singkep, mendadak terasa berbeda pada Sabtu (28/2/2026).

Di tengah lalu lalang kendaraan roda dua dan roda empat, jajaran Disperindagkop UKM Kabupaten Lingga turun langsung ke jalan membagikan 100 paket takjil kepada para pengendara.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Aksi berbagi takjil ini menyasar masyarakat yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka puasa hampir tiba.

Satu per satu paket takjil diserahkan dengan senyum dan sapaan hangat, menciptakan momen kebersamaan yang menyentuh hati.
Kepala Disperindagkop UKM Lingga, Febrizal Taufik, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat.
“Kita hanya ingin berbagi kepada masyarakat untuk mereka berbuka puasa di rumah,” ujar Febrizal Taufik.
Menurutnya, bulan Ramadan adalah momentum istimewa untuk memperkuat rasa empati dan kebersamaan.
Meski sederhana, takjil yang dibagikan diharapkan mampu membantu masyarakat membatalkan puasa tepat waktu sebelum melanjutkan perjalanan atau tiba di rumah.
Aksi sosial ini disambut antusias para pengendara. Beberapa warga tampak tersenyum haru menerima paket takjil, sementara interaksi hangat antara petugas dan masyarakat menjadi pemandangan yang menguatkan makna Ramadan sebagai bulan penuh berkah.
Tak sekadar berbagi makanan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Kehadiran Disperindagkop UKM Lingga di tengah warga menunjukkan komitmen untuk tidak hanya hadir dalam kebijakan, tetapi juga dalam aksi nyata.
Melalui kegiatan berbagi takjil ini, Disperindagkop UKM Lingga berharap dapat menumbuhkan semangat kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Ramadan dimaknai sebagai waktu terbaik untuk saling membantu, berbagi rezeki, dan memperkuat solidaritas.
Di tengah kesibukan dan padatnya aktivitas menjelang berbuka, 100 paket takjil itu menjadi simbol sederhana namun penuh makna, bahwa kepedulian selalu punya tempat di hati masyarakat Lingga.
Penulis : Ivantri Gustianda


















