14 SPDP Masuk ke Kejari Lingga Semester Pertama 2025: Kasus Penipuan dan Pengancaman Paling Disorot

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 9 Juli 2025 - 15:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Kejaksaan Negeri Lingga | f. Vatawari

Kantor Kejaksaan Negeri Lingga | f. Vatawari

Kejaksaan Negeri Lingga menerima 14 Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan sejak Januari hingga Juli 2025. Kasus penipuan BNI Life dan pengancaman menonjol karena kompleksitas serta dampaknya terhadap masyarakat.

Ihand.id – Lingga – Kejaksaan Negeri (Kejari) Lingga terus menunjukkan keseriusannya dalam menangani berbagai kasus tindak pidana yang terjadi di wilayah hukumnya.

Sepanjang Januari hingga Juli 2025, Kejari Lingga mencatat telah menerima 14 Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari berbagai instansi penyidik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jumlah ini mencerminkan tingkat dinamika kriminalitas yang masih cukup aktif di tengah masyarakat, mengingat sepanjang tahun 2024 lalu, total SPDP yang diterima mencapai 37 perkara.

Baca Juga:  Belajar Hukum Membongkar Misteri P21: Perjalanan Berkas Perkara dari Kepolisian ke Meja Hijau Kejaksaan, Bisakah Kejati "Menyentuh" Kasus Kejari?

Hal ini diungkapkan langsung oleh Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejari Lingga, Dhonny Armandos, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin, 7 Juli 2025.

Ia menjelaskan bahwa ragam tindak pidana yang ditangani dalam semester pertama tahun ini mencakup kasus-kasus yang tidak hanya umum, namun juga cukup menyita perhatian publik karena kompleksitas dan dampak sosialnya.

“Untuk semester pertama 2025 ini, kami telah menerima total 14 SPDP. Di antaranya, 2 perkara pencabulan, 3 perkara pencurian, 2 perkara narkotika, 2 perkara pengancaman, serta masing-masing 1 perkara penipuan dan tindak pidana lainnya,” terang Dhonny lugas.

Dari deretan kasus tersebut, terdapat dua perkara yang menjadi sorotan utama: penipuan BNI Life dan kasus pengancaman.

Baca Juga:  Tingkatkan Imun Tubuh Personil, Polres Lingga Gelar Vaksinasi Booster 3 dan 4

Menurut Dhonny, kedua perkara ini menonjol karena menyangkut kepentingan masyarakat luas dan menimbulkan keresahan sosial yang cukup signifikan.

“Kasus penipuan BNI Life mendapat atensi karena melibatkan kerugian yang dialami masyarakat secara langsung, baik dari segi finansial maupun kepercayaan terhadap lembaga jasa keuangan.

Penulis : Cahyo Aji

Follow WhatsApp Channel ihand.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TNI Hadirkan Pangan Murah, Kuliner Rakyat, dan Layanan Kesehatan Gratis di CFD Sudirman-Thamrin
TNI Gelar Doa Bersama untuk Keselamatan Bangsa
PAN Nonaktifkan Eko Patrio dan Uya Kuya dari DPR RI Mulai 1 September 2025
Presiden Prabowo Pastikan Suara Rakyat Didengar dan Ditindaklanjuti Pemerintah
Terima Ormas Islam, Presiden Prabowo Bahas Persatuan dan Tantangan Bangsa
Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach Dinonaktifkan dari DPR oleh Nasdem, Surya Paloh: Aspirasi Rakyat Harus Jadi Pegangan
Panglima TNI Ajak Masyarakat Ciptakan Rasa Aman dan Damai serta Jangan Mudah Terprovokasi
Trofeo N24J Jilid 1 Sukses Digelar, Ajang Silaturahmi dan Prestasi Pecinta Futsal
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 31 Agustus 2025 - 22:43 WIB

TNI Hadirkan Pangan Murah, Kuliner Rakyat, dan Layanan Kesehatan Gratis di CFD Sudirman-Thamrin

Minggu, 31 Agustus 2025 - 22:14 WIB

TNI Gelar Doa Bersama untuk Keselamatan Bangsa

Minggu, 31 Agustus 2025 - 22:03 WIB

PAN Nonaktifkan Eko Patrio dan Uya Kuya dari DPR RI Mulai 1 September 2025

Minggu, 31 Agustus 2025 - 21:50 WIB

Presiden Prabowo Pastikan Suara Rakyat Didengar dan Ditindaklanjuti Pemerintah

Minggu, 31 Agustus 2025 - 21:45 WIB

Terima Ormas Islam, Presiden Prabowo Bahas Persatuan dan Tantangan Bangsa

Berita Terbaru

TNI Gelar Doa Bersama untuk Keselamatan Bangsa | f. Puspen TNI

Berita Nasional

TNI Gelar Doa Bersama untuk Keselamatan Bangsa

Minggu, 31 Agu 2025 - 22:14 WIB

Presiden Prabowo Subianto menerima sejumlah organisasi masyarakat (ormas) Islam Indonesia di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu, 30 Agustus 2025. Foto: BPMI Setpres

Berita Nasional

Terima Ormas Islam, Presiden Prabowo Bahas Persatuan dan Tantangan Bangsa

Minggu, 31 Agu 2025 - 21:45 WIB